Wednesday, April 5, 2017

Tuhan, Aku Lelah.


“Tuhan...” makhluk kecil itu berbisik.

“Tuhan...” sekali lagi ia berbisik.

“Aku lelah, Tuhan...” sempurna sudah keluhannya.



“Sayapku patah, Tuhan. Aku sudah tidak bisa terbang.”

“Apakah aku masih berharga di mata orang-orang?” isak si kecil.



Cahaya putih menyelimuti tubuhnya yang ringkih dan kurus.

“Ku kembalikan sayapmu seperti semula, dengan satu syarat,” entah suara dari mana itu.



Si kecil mendongak ke atas, “Tuhan, apakah itu kamu?”

“Kamu harus patuh padaku dan ikuti jalan yang Ku-sediakan.”

“Tuhan, apakah itu kamu?” sekali lagi si kecil bertanya.



Tidak ada jawaban. Semua kembali gelap seperti sediakala.



Ah, apalah arti doa si kecil.

No comments:

Post a Comment