Sunday, September 25, 2016

Jago ngomong atau jago nulis?

Kemarin kayaknya gue kepikiran mau ngepost sesuatu, tapi berhubung itu pas setengah ngantuk ya... lupa... sepertinya sih ini.

Gue pernah berpikir, kenapa sih anak Komunikasi itu diasosiasikan dengan "jago ngomong"? Kenapa nggak "jago nulis"? Kemarin gue lagi ada acara dan lagi ngomongin tentang MC, terus tiba-tiba seseorang ngomong kenapa nggak gue aja yang jadi MC kapan-kapan, kan anak komunikasi, pasti jago ngomong. Gue langsung kayak yang. "Hah???" Sebagai orang yang sangat mudah kebaca dan canggung, ngomong didepan banyak orang itu sangat bukan gue, itulah kenapa gue nggak kepikiran buat ambil peminatan PR.

Apa memang karena budaya kita yang lebih suka ngomong dibandingkan menulis dan baca? Gue sendiri bukan orang yang suka menulis serius, tulisan gue lebih ya... seperti yang lo liat ini, tulisan gue juga bukan yang dipuji-puji orang, tapi yang gue pikirkan, at least gue menulis. Gue keinget almarhum kakak seseorang, yang waktu meninggal gue kerumahnya, terus entah kenapa nemu blognya dan gue baca postnya sampe yang paling pertama. Orang masih bisa mengingat dia dengan pikiran-pikiran yang dia tuangkan ke bentuk tulisan, yang menurut gue bakal bertahan lama, kecuali blogger tiba-tiba tutup. Jadi ya, itu sih salah satu alasan kenapa gue masih konsisten nulis di blog ini.

Menurut gue, omongan lebih cepet pudar di otak. Tipe belajar gue bukan auditory learning sih, ya. Kalo tulisan, lupa, bisa dilihat lagi. Tapi omongan, kecuali lo rekam, ya hilang begitu aja. Ada sih omongan beberapa orang yang masih nyes di hati gue, tapi gue orangnya cepet lupa kalo lo ngomong kecuali gue emang niat untuk ngedengerin lo, rincinya pun gue inget.

Oke, tugas-tugas gue udah menunggu untuk dikelarkan jadi selamat sore dan selamat besok hari Senin! Ini ada satu rekomendasi lagu dari gue,

No comments:

Post a Comment